Persiapan Shin Tae-yong bersama Persija Jakarta memasuki tahap penting menjelang kompetisi musim 2026/2027. Pelatih asal Korea Selatan tersebut mulai membangun fondasi tim melalui program latihan yang bertahap. Fokus awal tidak langsung tertuju pada strategi rumit, tetapi pada kondisi fisik, adaptasi pemain, dan pembentukan karakter permainan tim.
Latihan perdana Persija di bawah Shin Tae-yong berlangsung pada 14 Juli 2026. Pada tahap tersebut, kondisi fisik menjadi perhatian utama karena pelatih ingin memastikan pemain memiliki dasar kebugaran yang kuat sebelum mendapatkan materi taktikal secara lebih intensif.
Baca Juga: Persib Bandung Mulai Cari Pengganti Frans Putros
Fokus pada Kondisi Fisik Pemain
Salah satu bagian utama dalam persiapan Persija adalah meningkatkan kebugaran pemain. Shin Tae-yong menilai kondisi fisik menjadi fondasi penting untuk menjalankan permainan dengan intensitas tinggi.
Pemain dituntut mampu bergerak aktif sepanjang pertandingan. Karena itu, program latihan fisik dilakukan secara bertahap agar pemain dapat meningkatkan stamina tanpa meningkatkan risiko cedera secara berlebihan.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa Shin Tae-yong tidak ingin terburu-buru memasukkan seluruh materi permainan. Pemain perlu memiliki kondisi fisik yang memadai sebelum menjalankan sistem permainan dengan tuntutan mobilitas tinggi.
Membangun Tim yang Lebih Kompak
Selain fisik, adaptasi antar pemain juga menjadi bagian penting dari persiapan Persija. Komposisi skuad tidak sepenuhnya lengkap pada latihan awal karena sejumlah pemain masih menjalankan tugas bersama tim nasional. Kondisi tersebut membuat proses membangun kekompakan harus dilakukan secara bertahap.
Shin Tae-yong perlu memastikan pemain lama dan pemain baru dapat memahami karakter satu sama lain. Kekompakan menjadi faktor penting karena permainan sepak bola tidak hanya bergantung pada kemampuan individu, tetapi juga koordinasi antarpemain.
Dengan komunikasi yang semakin baik, pemain diharapkan dapat memahami pergerakan rekan setim dan menjalankan instruksi pelatih dengan lebih cepat.
Filosofi Permainan Shin Tae-yong
Shin Tae-yong juga telah menyampaikan gambaran permainan yang ingin diterapkan di Persija. Ia menginginkan tim dengan mobilitas tinggi dan pemain yang mampu bergerak secara aktif di berbagai area lapangan.
Konsep tersebut membutuhkan pemain yang memiliki stamina, kemampuan membaca permainan, serta kemauan untuk membantu rekan setim. Shin bahkan menggambarkan pendekatannya sebagai permainan yang memiliki karakter total football, dengan pemain dituntut memiliki peran lebih luas daripada sekadar menjaga posisi.
Karena itu, persiapan Persija tidak hanya berkaitan dengan latihan fisik. Pemain juga perlu memahami kapan harus bergerak, membuka ruang, membantu pertahanan, dan mendukung serangan.
Persiapan Taktik Dilakukan Bertahap
Materi taktikal menjadi tahap berikutnya setelah kondisi fisik pemain semakin baik. Shin Tae-yong menyebut bahwa latihan taktik akan diberikan secara lebih intensif ketika skuad sudah semakin siap dan lengkap.
Pendekatan bertahap tersebut penting karena taktik membutuhkan konsentrasi dan kemampuan fisik yang baik. Sistem permainan dengan mobilitas tinggi tidak akan berjalan maksimal jika pemain belum memiliki stamina yang cukup.
Melalui proses latihan yang terstruktur, Shin dapat melihat kemampuan setiap pemain sekaligus menentukan komposisi yang paling sesuai dengan kebutuhan tim.
Pemusatan Latihan di Thailand
Persija juga menjalani program pemusatan latihan di Thailand sebagai bagian dari persiapan menghadapi musim 2026/2027. Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga pekan, dari 27 Juli hingga 16 Agustus 2026. Program ini dirancang untuk membantu meningkatkan kondisi fisik, taktik, serta kekompakan skuad.
Pemusatan latihan menjadi kesempatan bagi Shin Tae-yong untuk membangun tim dalam suasana yang lebih terfokus. Pemain dapat menjalani rangkaian latihan dengan intensitas yang disesuaikan sekaligus memperkuat pemahaman terhadap sistem permainan yang diinginkan.
Menjaga Pemain dari Risiko Cedera
Dalam proses persiapan, Shin Tae-yong juga memberikan perhatian terhadap kondisi pemain. Ia tidak ingin peningkatan intensitas latihan dilakukan secara berlebihan.
Saat Persija mempersiapkan diri untuk turnamen pramusim, Shin menyebut kondisi fisik sebagian pemain belum berada pada level ideal. Karena itu, latihan diberikan secara bertahap dengan tujuan meningkatkan kebugaran sekaligus mengurangi risiko cedera.
Pendekatan tersebut menjadi penting karena musim kompetisi membutuhkan kondisi pemain yang dapat dipertahankan dalam jangka panjang. Kebugaran bukan hanya soal mencapai kondisi terbaik dalam beberapa hari, tetapi juga menjaga konsistensi sepanjang musim.
Persija Menuju Musim 2026/2027
Persiapan Shin Tae-yong menunjukkan bahwa Persija sedang membangun fondasi baru secara bertahap. Fisik, kekompakan, taktik, dan pemahaman permainan menjadi bagian yang saling berkaitan.
Pemusatan latihan serta pertandingan pramusim dapat menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk melihat perkembangan pemain. Setiap pertandingan juga dapat memberikan gambaran mengenai aspek yang masih perlu diperbaiki sebelum kompetisi resmi berlangsung.
Dengan proses persiapan yang konsisten, Persija diharapkan semakin memahami karakter permainan yang diinginkan Shin Tae-yong. Tantangannya adalah mengubah program latihan menjadi performa yang stabil ketika kompetisi resmi dimulai.
Persiapan Shin Tae-yong untuk Persija berfokus pada pembangunan fondasi tim secara bertahap. Kondisi fisik menjadi perhatian utama sebelum pemain mendapatkan materi taktikal yang lebih intensif.
Selain meningkatkan kebugaran, Shin Tae-yong juga ingin membentuk Persija sebagai tim dengan mobilitas tinggi, kekompakan yang kuat, dan karakter permainan yang aktif. Program pemusatan latihan di Thailand menjadi salah satu bagian penting dalam proses tersebut.
Jika seluruh pemain mampu beradaptasi dengan program latihan dan filosofi permainan yang diterapkan, Persija memiliki fondasi yang lebih baik untuk menghadapi musim 2026/2027. Proses tersebut tentu membutuhkan waktu, konsistensi, serta kerja sama seluruh pemain dan staf pelatih.









